Bismillahirrohmanirrohim
Alhamdulillahirobil alamin
“Membangun sebuah ruang untuk mencari cara berkomunikasi merupakan sebuah langkah untuk membangun kedewasaan pemikiran. Diksi dan preposisi dalam lembaran digital ini bukan untuk membenarkan fikiran . Namun sebuah tempat untuk terus berfikir tentang diri dan ruang yang terus mengembang”
Itu mungkin awal niat saya menuliskan berbagai tuisan yang terkumpul di lembaran digital ini. Terus terang saya kesulitan memastikan niat awal saya, karena tulisan tuisan ini dibuat kurun waktu 2003-2007 yang lalu. Tepatnya mulai saya ‘lengser’ dari Ketua Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Gadjah Mada, hingga saya bergulat dengan berbagai hal yang namanya perkaderan.
Mungkin benar anggapan sementara teman, bahwa setiap orang yang pada umur sebelum 27 tahun belum pernah merasakan bagaimana ‘gila baca’ yang kemudian berasosiasi denga ‘gila merenung’, maka orang itu akan sulit sekali akan menjadi sosok yang ‘gila menulis’. Terlepas dari kualitas dan kelemahan yang mungkin akan banyak ditemukan kawan kawan pembaca di lembaran digital saya ini, inilah karya seorang yang pernah menyebut dirinya aktifis, ketika dirinya mencari jati diri dan membaca alam sekitarnya.
Menulis bukan karena saya ingin, namun karena saya butuh membahasakan kepada adik adik saya, kawan saya, bapak ibu saya dan ( kadang) jama’ah musholla ketika saya ‘dipaksa’ untuk sekedar kultum. Tulisan tulisan inipun hampir saya musnah bersama hard disk lama saya yang terserang virus. Dan, ketika meliahat beberapa tulisan yang saya kumpulkan ini, saya berfikir kenapa tidak tulisan tulisan ini dimuat di ‘Buku Digital’ yang hanya butuh waktu 15 menit bagi saya untuk membuatnya. ( Terima kasih wordpress.com).
Semoga tulisan tulisan saya ini bisa menjadi sumbangan untuk sekedar membaca masalah, hingga mungkin saja ada yang menjadi alternatif pemecahan masalah.
Jl KHA Dahlan 103, Yogyakarta
4 Agustus 2007
Arif Nur KHolis
anurkholis@gmail.com
Assalamu’alaikum,
Semoga apa yang saudara tuangkan lewat “Buku Digital” ini bermanfaat untuk segala lapisan pembaca. Insya Allah
Salam kenal dari saya
Wassalam
Fakhrurrozy
Wa’alikumsalam mas Fakhru…
Iya,..apasih yg diharapkan seorang penulis kecuali ilmu yg bermanfaat yg pahalanya akan terus mengalir walaupun kita sudah tidak bisa berkarya lagi.
He, ayo mas Fastabiq.. terus berkarya juga
tes
Salam kenal
Saya juga mempunyai niat yang sama untuk membuat tulisan yang bisa dibaca oleh siapa saja bahkan oleh anak cucu saya kelak. Tulisan ini merupakan sejarah saya yang saya tulis sendiri.
Tulisan-tulisan di lembar digital ini pasti bermanfaat bagi yang membacanya. Terima kasih.
Imam Isnaini
Assalamu’alaikum mas Arif,
Salam kenal. Saya juga alumni Muhi, tapi angkatan 99 (Mas Arif 97 ya mestinya) dan UGM juga sih tapi fakultasnya beda. Saya enjoy tulisannya, keliatan kalo mas Arif “membaca” dan “merenung”.
Wassalam
wah hebat mas nur lanjutkan ……. saya yakin media ini akan bermanfaat.thank
assalamualaikum
salam silaturrahmi..
mudah-mudahan bisa banyak belajar dan diskusi dengan mas arif lewat blog
jalan-jalan juga mas ke blog saya
http://arifrahmanlubis.wordpress.com/
Assalamu’alaikum wr wb,
Salam kenal. Saya orang Muhammadiyah juga, pernah aktif di IMM Ciputat (1972-1975). Pernah juga jadi pengurus di sebuah majelis tingkat PP Muhammadiyah, yaitu Majelis Ekonomi, 2 periode, 1995-2000, dan 2000-2005 (selaku sekretaris/seketaris eksekutif).
Saya suka menulis, dan ingin juga berkomunikasi, sharing idea dalam bentuk tulisan dan artikel.
Tolong, kalau ada waktu, mampir ke blog saya :http://www.mj-nasti.blogspot.com/
Wassalam
MJN
Salam kenal mas,
Saya senang bisa mampir ke blog jenengan, dulu pernah comment tapi belum sempat permisi
...apasih yg diharapkan seorang penulis kecuali ilmu yg bermanfaat yg pahalanya akan terus mengalir walaupun kita sudah tidak bisa berkarya lagi.Amien..
sukses selalu mas…
sukses selalu mas…
piy kabar nya cak nanto…
salam mas, sampeyan wong selokaton, lulusan muhi. lha sama mas, saya wong sukorejo,juga lulusan muhi. lulus muhi tahun berapa?
yak, bagus !